Senin, 02 Februari 2015

perjalanan abadi setelah kematian (part 2)

Assalamu'alaikum wr. wb. Sahabat sanilillah blog semua, bagaimana kabar anda? Semoga anda dalam keadaan sehat wal afiat. Setelah artikel sebelumnya perjalanan abadi setelah kematian part 1 hari ini saya akan post yang part 2.

HARI KEBANGKITAN
Kemudian Allah menurunkan hujan, maka tumbuhlah jasad-jasad (dari sebiji tulang pangkal ekor) dan menjadi ciptaan baru yang tidak mati. Mereka dibangkitkan dalam keadaan tidak beralas kaki dan tidak berpakaian. Mereka dapat melihat para malaikat dan jin, dibangkitkan sesuai dengan amal perbuatan mereka.

PADANG MAHSYAR
Allah mengumpulkan semua makhluk untuk dihisab mereka semua berada dalam kondisi ketakutan seperti orang mabuk, pada hari yang agung masanya setara dengan lima puluh ribu tahun. Seakan-akan dunia mereka hanyalah sesaat saja. Matahari menjadi dekat sejau satu mil dan manusia tenggelam dalam keringat mereka sesuai dengan amal perbuatan mereka. Pada hari itu terjadi perseteruan antara orang-orang yang lemah dan para pembesar (ketika di dunia). Orang kafir berseteru dengan sesamanya, dengan setannya dan dengan anak buahnya, dan mereka saling melaknat. Orang yang dzalim akan menggigit kedua tangannya. Neraka jahanam pun didatangkan, ditarik dengan tujuh puluh ribu tali kekang, setiap tali kali kekang ditarik oleh tujuh puluh ribu malaikat. Jika orang kafir melihatnya, ia berharap menjadikan dirinya sebagai tebusan atau menjadi debu. Adapun para pelaku maksiat, maka orang yang tidak membayar zakat, hartanya dijadikan lempengan api lalu ia disetrika dengannya. Sedang orang-orang yang sombong dan angkuh, mereka dikumpulkan bagaikan semut. Para pelanggar janji, pengkhianat dan perampas harta orang lain akan diungkap kejahatannya, dan pencuri akan datang dengan membawa barang curiannya. Segala sesuatu yang tersembunyi akan ditampakkan. Adapun orang-orang yang bertaqwa, hal itu tidak menjadikan mereka takut, bahkan hal itu berlalu bagahkan shalat zhuhur.

SYAFA'AT
Syafa'at Uzhma (agung) adalah syafa'at khusus bagi Nabi kita SAW untuk semua umat manusia pada hari mahsyar agar dibebaskan dari malapetaka yang heba dan segera dihisab. Adapun Syafa'at 'Ammah (umum) adalah bagi Nabi SAW dan selain beliau, seperti mengeluarkan orang-orang yang beriman dari neraka dan mengangkat derajat mereka.
BERSAMBUNG........
Sampai disini artikel kali ini, bersambung ke artikel perjalanan abadi setelah kematian (part 3), maaf apabila ada kesalahan, semoga bermanfaat.

SUMBER: "TAFSIR AL-'USYR AL-AKHIR"line>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar