Terkadang manusia berdo'a namun tidak dikabulkan, atau ditunda pengabulan do'anya. Hal ini disebabkan beberapa hal, diantaranya: - mempersekutukan Allah dalam berdo'a
- terlalu merinci dalam berdo'a, seperti meminta perlindungan dari panasnya,sempitnya, dan gelapnya api (neraka) jahannam, padahal semua itu cukup dengan hanya memohon perlindungan dari api neraka saja
- seorang muslim mendo'akan celaka terhadap dirinya atau orang lain secara zhalim
- do'a mengandung dosa dan bermaksud untuk memutuskan silaturahmi
- menggantungkan do'a dengan kehendak, seperti ucapan "Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau berkehendak" dan sebagainya
- Tergesa-gesa minta dikabulkan do'a, dengan berdo'a "Akh telah berdo'a tetapi belum juga dikabulkan
- istihsar (merasa bosan dan letih), yakni tidak berdo'a karena merasa letih dan bosan
- berdo'a dengan hati yang lalai
- tidak bertata-krama ketika berdo'a kepada Allah
- berdo'a msminta sesuatu yang urusannya sudah selesai, seperti meminta hidup kekal didunia
- berdoa dengan sajak yang dibuat-buat
- bersuara keras dalam berdoa, Allah berfirman " Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pila merendahkannya dan carilah jalan tengah diantara kedua itu"
Sesungguhnya seseorang yang berdo'a disunatkan secara tertib melakukan tata cara sebagai berikut:
- bertahmid dan memuji Allah
- bershalawat kepada nabi
-bertaubat dan mengakui bahwa ia berdosa
- bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat-Nya
- memulai berdoa dan berusaha membaca doa-doa yang lengkap dan diajarkan oleh Rasulullah dan salaf
- mengakhiri doa dengan bershalawat kepada Nabi
Sekian artikel saya kali ini semoga bermanfaat dan semoga pula do'a-do'a kita dikabulkan oleh Allah SWT....Amiiin :-)
- terlalu merinci dalam berdo'a, seperti meminta perlindungan dari panasnya,sempitnya, dan gelapnya api (neraka) jahannam, padahal semua itu cukup dengan hanya memohon perlindungan dari api neraka saja
- seorang muslim mendo'akan celaka terhadap dirinya atau orang lain secara zhalim
- do'a mengandung dosa dan bermaksud untuk memutuskan silaturahmi
- menggantungkan do'a dengan kehendak, seperti ucapan "Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau berkehendak" dan sebagainya
- Tergesa-gesa minta dikabulkan do'a, dengan berdo'a "Akh telah berdo'a tetapi belum juga dikabulkan
- istihsar (merasa bosan dan letih), yakni tidak berdo'a karena merasa letih dan bosan
- berdo'a dengan hati yang lalai
- tidak bertata-krama ketika berdo'a kepada Allah
- berdo'a msminta sesuatu yang urusannya sudah selesai, seperti meminta hidup kekal didunia
- berdoa dengan sajak yang dibuat-buat
- bersuara keras dalam berdoa, Allah berfirman " Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pila merendahkannya dan carilah jalan tengah diantara kedua itu"
Sesungguhnya seseorang yang berdo'a disunatkan secara tertib melakukan tata cara sebagai berikut:
- bertahmid dan memuji Allah
- bershalawat kepada nabi
-bertaubat dan mengakui bahwa ia berdosa
- bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat-Nya
- memulai berdoa dan berusaha membaca doa-doa yang lengkap dan diajarkan oleh Rasulullah dan salaf
- mengakhiri doa dengan bershalawat kepada Nabi
Sekian artikel saya kali ini semoga bermanfaat dan semoga pula do'a-do'a kita dikabulkan oleh Allah SWT....Amiiin :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar